Buat Akta Kelahiran Tak Serumit Dulu, Kadisdukcapil Belitung: Tanpa Bukti Buku Nikah Ortu Pun Bisa

by -
Buat Akta Kelahiran Tak Serumit Dulu, Kadisdukcapil Belitung, Tanpa Bukti Buku Nikah Ortu Pun Bisa (2)
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belitung, Robert Harison, S.Sos., M. Si.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Ingin membuat Akta Kelahiran namun tidak bisa menunjukan bukti Buku Nikah orang tua, jangan khawatir. Mengurus pembuatan Akta Kelahiran sekarang tidak serumit pada zaman dulu.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belitung, Robert Harison, S.Sos., M. Si., ketika ditemui jabejabe.co di ruang kerjanya, Senin (16/11/2020).

“Kita terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengurus Akta Kelahiran ini. Dan, kepengurusan Akta Kelahiran saat ini tidak serumit dulu. Kalau jaman dulu kepengurusan Akta Kelahiran ini terkendala dengan dokumen pernikahan orang tua, jadi harus disertai dengan adanya buku nikah baru bisa dibuatkan Akta Kelahiran. Nah, sekarang tidak harus lagi itu,” jelas Robert.

Sehingga, pada prinsipnya saat ini setiap penduduk warga negara Indonesia berhak mendapatkan Akta Kelahiran sebagai identitas diri, dan tidak ada alasan lagi untuk tidak memiliki Akta Kelahiran.

“Dengan adanya peraturan baru ini, negara dalam hal ini makin mempermudah regulasi kepemilikan Akta Kelahiran. Bagi yang kemarin-kemarin kesulitan pembuatan Akta Kelahiran karena tidak ada buku nikah orang tua, sekarang dibukakan keran,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, ada empat jenis Akta Kelahiran saat ini yang dibuat berdasarkan histori dari si pembuat Akta Kelahiran.

Empat jenis Akta Kelahiran tersebut terdiri dari yang pertama Akta Kelahiran yang paling ideal yaitu Akta Kelahiran yang memuat nama anak lengkap dengan nama ayah dan ibu. Artinya anak itu lahir dari pernikahan yang sah secara agama dan hukum yang dibuktikan dengan adanya buku nikah atau akta nikah.