BPJS Uji Coba Global Budget di RSUD Beltim

oleh -
BPJS Uji Coba Global Budget di RSUD Beltim (1)
Asisten I Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Pemkab Beltim Sayono dan Kepala BPJS Pangkalpinang Angga Firdauzie saat menandatangani MoU, Selasa (24/11/2020). Foto: Fauzi/ Diskominfo Beltim.

MANGGAR, JABEJABE.co – Layanan kesehatan umum di Kabupaten Belitung Timur terpilih menjadi pilot project pengembangan model pembayaran global budget BPJS Kesehatan. Dengan global budget awal tahun 2021 mendatang RSUD Beltim diperkirakan akan menerima kesepakatan pembayaran di awal sebesar Rp 20 milyar.

Global budget merupakan salah satu sistem pembayaran rumah sakit, berdasarkan pada anggaran atau sejumlah besaran biaya, hasil negosiasi dan disepakati oleh kedua belah pihak untuk jangka waktu tertentu.

Dengan metode global budget, cara pembayaran klaim ke rumah sakit akan berdasar kepada anggaran yang dihitung secara keseluruhan. Proses administrasinya pun terbilang mudah sehingga dapat meningkatkan kemampuan rumah sakit untuk membuat keputusan yang rasional dalam memaksimalkan sumber daya yang tersedia.

Seusai menandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemkab Beltim di Ruang Satu Hati Bangun Negeri Sekretariat Daerah, Selasa (24/11/2020), Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Angga Firdauzie mengungkapkan ujicoba program global budget hanya dilaksanakan pada 30 Rumah Sakit di Indonesia. Kabupaten Beltim satu-satunya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terpilih.

“Kalau kesepakatan awal kita dengan Direktur RSUD sekitar Rp 20 milyar. Namun karena ini masih ujicoba, kita belum akan memberikan fresh money. Namun setiap bulannya kita akan membayar fasilitas kesehatan di Kabupaten Beltim sesuai dengan tarif INA-CBGs,” ungkap Angga.

Jumlah hitungan pembayaran awal yang akan diberikan dari BPJS Kesehatan ke RSUD, jelas Angga, bisa berubah-ubah sewaktu-waktu. Baik berdasarkan data catatan keuangan maupun tergantung kesepakatan antar ke dua belah pihak dan kebutuhan RSUD.

“Jadi setiap tahun akan disepakati budget baru. Makanya nanti untuk kesepakatan tahun 2021 ke 2022 kita belajar, apakah global budget yang disepakati Rp 20 milyar sudah sesuai atau belum. Nah di tahun depan itulah pembayaran virtual atau periode awal mulai,” kata Angga.

Global Budget Buat Layanan Kesehatan Lebih Baik

Direktur RSUD Beltim Cahyo Purnomo menyambut baik penerapan sistem pembayaran global budget. Menurutnya sistem itu lebih baik dari sistem INA-CBGs, terutama untuk pembayaran klaim layanan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *