Bocah Usia 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Eks Tambang Aik Mungkui

oleh -
Bocah Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Eks Tambang Aik Mungkui (1)
Ilustrasi (Net)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Seorang bocah kelas 5 SD dikabarkan tenggelam di Danau Eks Tambang Timah di Aik Mungkui Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (15/2/2021) sore.

Menurut informsasi yang dirangkum jabejabe.co, korban dengan inisial DA (10) tersebut bersama seorang teman sepermainannya ingin mandi bersama di danau eks tambang tersebut.

Bhabinkamtibmas Desa Buluh Tumbang, Bripka Ade Sanjaya menuturkan, sebelum berangkat ke danau tersebut, DA dan temannya sempat sudah disuruh pulang ke rumah oleh Pak Man.

“Namun korban dan teman-temannya tetap ke danau,” ujar Ade.

Lebih lanjut dissampaikan Ade, Pak Man yang tadi menyuci tidak menghiraukan dua anak yang mau mandi di danau tersebut.

Sesampainya di danau sekitar pukul 17.30 WIB sore, DA langsung terjun ke danau. Karena DA tidak timbul ke permukaan, teman-temannya yang takut langsung belari ingin memberi tahukan ke orangtuanya DA.

Kemudian, lanjut Ade, mendengar teman korban menangis sambil belari, Pak Man sempat bertanya, “Kenapa nangis?”

Lalu temannya pun menjawab bawa DA sudah tidak timbul setelah turun ke danau. Ia pun menceritakan bahwa DA kemungkinan terpelesat lalu masuk ke air

Karena ketakutan, kemudian temannya lari ke arah rumah orangtua korban dan mengabari ibu DA.

Sedangkan Pak Man saat itu langsung mencoba mencari korban dengan cara meraba-raba dikarenakan airnya keruh dan akhirnya Pak Man berhasil menemukan DA.

“Namun sesampainya orangtua korban di lokasi kejadian, korban sudah tidak bernyawa,” terang Ade.

Dari danau tersebut, lanjut Ade, korban sempat dibawa ke rumah sakit, tapi sudah tak bisa tertolong. Dan menurut Ade, dokter rumah sakit menginformasikan bahwa korban meninggal karena sudah terlalu lama di dalam air.

Dan, berdasarkan keterangan yang diperoleh jabejabe.co, korban sudah berada di dalam air sekitar 15 menit.

“Orangtua korban sudah ikhlas, karena mungkin ini sudah jalannya dan tidak nyalahkan siapa-siapa,” ujar Ade.

Korban DA pun dimakamkan tadi pagi, yakni sekira pukul 10.00 WIB.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *