Berkat Kerja Keras di Masa Pandemi, Bakuda Babel Wilayah Belitung Raih Over Target Pendapatan Pajak

by -
Berkat Kerja Keras di Masa Pandemi, Bakuda Babel Wilayah Belitung Raih Over Target Pendapatan Pajak (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Tembus target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kepala UPT Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel Wilayah Kabupaten Belitung, Alexander Ihsan mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat, Kamis (7/1/2021).

Ucapan terimakasih tersebut ia sampaikan sebagai apresiasi bentuk sukarela masyarakat Kabupaten Belitung dalam membayarkan pajak.

Diungkapkan Alex, pada tahun 2020, total pembayaran pajak yang masuk UPT Bakuda Wilayah Belitung menerima sebesar Rp 56.996.965.978 (Lima puluh enam miliar sembilan ratus sembilan puluh enam juta sembilan ratus enam puluh lima ribu sembilan ratus tujuh puluh delapan rupiah).

Yang mana angka tersebut over target sebesar 1,31 % dari target sebelumnya yakni Rp. 56. 258.380.600,00 (Lima puluh enam miliar dua ratus lima puluh delapan juta tiga ratus delapan puluh ribu enam ratus rupiah.

“Jadi over-nya sekitar 800 juta rupiah atau 1,31%,” kata Alex kepada jabejabe.co.

Lebih lanjut dikatakannya, jumlah yang diterima tersebut bersumber dari tiga item yang terdiri dari Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Air Permukaan dan Pajak Biaya Balik Nama (BBN).

“Alhamdulillah pajak kendaraan Bermotor ini kita targetkan Rp.31,2 miliar namun kita realisasikan Rp.37,1 miliar dengan selisih 6 miliar. Terus over-nya juga dari pajak permukaan yang awalnya ditargetkan Rp. 4,5 miliar jadi Rp. 4,7 miliar,” bebernya.

Namun, lanjut Alex, karena pada tahun 2020 kemarin merupakan pandemi Covid-19, sehingga untuk pajak BBN (Bea Balik Nama) tidak mencapai target dan pihaknya hanya menerima sekitar 75 % dari angka yang ditargetkan.

“Memang pajak orang yang balik nama kendaraan atau orang yang beli kendaraan itu tidak sesuai target atau tidak mencapai target, kita hanya menerima 75% lebih dari targetnya Rp.18,6 miliar, dan hanya terealisasi sekitar Rp. 13,9 miliar. Artinya, sekitar 4 miliar lebih kurangnya. Namun itu bisa tertutupi dengan pajak kendaraan bermotor,” jelasnya.

Diakui Alex, meski di tahun 2020 merupakan masa pandemi covid-19 dan pihaknya agak kesulitan memcapai target, namun atas usaha yang sangat keras pihaknya bisa mencapai target melalui banyak program, salah satunya Program Setempoh.

Kalau dibandingkan tahun sebelumnya yakni 2019, maka tahun 2020 mengalami penurunan sekitar 18 – 19 persen.

“Untuk target tahun kemarin kita memang lebih tinggi karena situasi normal, tapi karena tahun ini pandemi, memang terjadi penurunan (target) tapi tidak terlalu signifikan. Namun kita tetap bersyukur karena penurunan pendapatan pajak ini tidak terlalu jauh,” katanya.

Atas hal tersebut, ia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah sukarela membayar pajak. Ucapan terimakasih juga ia sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Belitung, Polres Belitung, Jasaraharja dan pihak Bank Sumsel Babel.

“Ke depan, kita berharap masyarakat tidak henti-hentinya memiliki kesadaran membayar pajak karena pajak ini untuk pembangunan Kabupaten yang kita cintai ini,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: Subrata