Tim Peneliti Balai Arkeologi Sumsel Berburu Jejak Kapitalisme Industri Timah di Beltim

by -
Tim Peneliti Balai Arkeologi Sumsel Berburu Jejak Kapitalisme Industri Timah di Beltim
Beberapa peneliti dari Balai Arkeologi Sumsel saat mengamati salah satu properti yang terdapat di Rumah Pribadi Kepala Gudang pada masa GMB, Selasa (22/6/2021). Foto: Ist. Dok. Balai Arkeologi Sumsel.

Survei ke Tiga Kecamatan Industri Timah di Beltim

Penulis:*/ | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Berangkat dari data sejarah bahwa Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menyimpan banyak cerita terkait praktik kapitalisme yang masih luput dari perhatian, tim peneliti dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan datang untuk membuktikan hal tersebut.

Dimulai sejak tanggal 15 juni 2021 lalu, tim yang diketuai M. Nofri Fahrozi bersama tujuh peneliti lainnya berupaya mengungkap jejak-jejak kapitalisme industri timah di tiga wilayah, yaitu Kecamatan Manggar, Kecamatan Gantung dan Kecamatan Kelapa Kampit.

Untuk diketahui, tim peneliti dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki wilayah kerja (Wilker) di empat provinsi, salah satunya Prov. Bangka Belitung (Babel) sedang melakukan kegiatan rutin yaitu penelitian arkeologi yang kebetulan dilakukan di Kab. Beltim.

Menurut Nofri, tinggalan arkeologi berupa bangunan-bangunan, baik itu yang masih utuh dan dipakai hingga yang telah runtuh dan ditinggalkan berhasil ditemukan.

“Di wilayah Manggar tim melakukan survei di area Sungai Manggar, Pasar Lipat Kajang dan Bukit Samak. Sementara itu di area Kecamatan Gantung, tim melakukan survei yang meliputi lokasi A1, bekas permukiman Eropa dan di area Permukiman China, serta klaster Permukiman Melayu,” jelas Nofri.

Kemudian hari ini, Selasa (22/6/2021), Nofri dan timnya melakukan survei di Kecamatan Kelapa Kampit, yakni area Stoven, Eks Rumah Pekerja Timah di klaster kelas dua (blok B), bekas Poliklinik masa GMB, Rumah Pribadi Kepala Gudang pada masa GMB, dan Rumah Taekong atau kepala parit/tambang.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *