Berani Coba Sensasi Terpenjara Nikmatnya Kopi Robusta di KPK Belitung?

oleh -
Berani Coba Sensasi Terpenjara Nikmatnya Kopi Robusta di KPK Belitung (2)
Para pengunjung yang menikmati kenyamanan bersantai dan mencicipi kopi di Kedai Pencinta Kopi Belitung. Foto: Istimewa/ KPK.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Senikmat-nikmatnya kopi, jika menjadi tahanan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), hambar saja. Berbeda halnya jika sedare-sedare mencicipi seduhan kopi serta mencium khasnya aroma robusta racikan KPK (Kedai Pencinta Kopi).

Nah, Kedai Pencinta Kopi yang baru dua hari diresmikan ini, yaitu pada Hari Minggu (6/12/2020) oleh Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, terletak di Jalan Bambang Utoyo, Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Belitung atau tepatnya sebelah Sari Laut Resto.

Salah satu Owner KPK, Agi mengatakan konsep ala KPK ini sudah pernah terlintas di pikirannya pada dua tahun yang lalu. Namun, kebetulan juga saat ini nama KPK yang asli sedang naik daun lantaran menciduk tiga Menteri.

Berani Coba Sensasi Terpenjara Nikmatnya Kopi Robusta di KPK Belitung (1)

Ide warkop ini ingin mengenalkan dan mengkampanyekan semangat anti korupsi melalui Kedai KPK, dengan konsep-konsep milenial tentunya. Bahkan karyawannya juga menggunakan Rompi ala penyidik KPK.

“Tapi ini bukan penyidik KPK, tapi penyeduh kopinya di KPK,” terang Agi.

Owner pun menyediakan tempat berfoto, yang mana pengunjung menjadi “tersangka” penikmat kopi KPK dengan kasus unik. Di KPK terdapat berbagai kasus yang disangkakan kepada pengunjung untuk berfoto di “penjara KPK” ini.

Misalnya, Tersangka Jomblo Akut, Tersangka Gagap Move On, Tersangka Kurang Piknik, Tersangka Gratifikasi Perasaan, Tersangka Buronan Mertua, Tersangka Suka Tanya Kapan Nikah? Tersangka Yang Hari Ini Ulang Tahun, dan Tersangka Korupsi Waktu “Ngaret”, dan banyak lagi tersangka kasus-kasus lainnya. Nah, penunjung akan memegang papan yang bertuliskan kata-kata ini di “penjara KPK”.

“Selain itu tiap-tiap nomor meja kami juga menuliskan semangat anti korupsi dan di bagian belakang, kami juga memajang foto Ketua KPK dari masa ke masa,” kata Agi kepada jabejabe.co, Senin (7/12/2020).

Selain untuk ikut mengkampanyekan semangat anti korupsi, pihaknya juga ingin ikut membangkitkan geliat UMKM di Kabupaten Belitung, serta berharap KPK ini bisa menyedot lebih banyak lagi lapangan pekerjaan, khususnya di masa Pandemi Covid-19 ini.

Tertarik nongkrong di KPK? Kedai ini buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB. Harga-harga menunya tak menguras kantong, jadi tidak perlu membawa uang yang banyak.

“Izinkan saya membacakan pantun. Nasi urap dari Malaka , minumannya jus mangga. Jangan harap Indonesia merdeka, jika Korupsi saja masih bangga,” kata Agi, seraya membacakan kata-kata dari salah satu nomor meja.

Reporter: Faizal
Editor: Subrata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *