Belum Terbitkan Edaran Terbaru, Pemkab Beltim Tengah Kaji Era Kenormalan Baru

by -
Belum Terbitkan Edaran Terbaru, Pemkab Beltim Tengah Kaji Era Kenormalan Baru (1)
Sekda Kabupaten Belitung Timur, Ikhwan Fakhrozi. Foto: Istimewa.

MANGGAR, JABEJABE.co – Beberapa kabupaten di Indonesia kini tengah menuju era kenormalan baru atau new normal. Kebijakan ini tentu saja bukan asal-asalan, apalagi mnyangkut banyak sektor dan terdapat faktor-faktor keilmuan yang harus dikaji.

Lalu, seperti apa dan bagaimana yang dimaksud new normal tersebut?

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita, menyebutkan, new normal merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Adapun prinsip utama dari new normal itu sendiri adalah dapat menyesuaikan dengan pola hidup.

Dengan dimulainya era new normal, sejumlah kegiatan yang sebelumnya dihentikan atau dibatasi akan dibuka kembali dengan sejumlah aturan. Aktivitas itu termasuk kegiatan perekonomian hingga tempat ibadah.

Sementara itu terkait kebijakan new normal ini, Sekda Kabupaten Belitung Timur, Ikhwan Fakhrozi, mengungkapkan, saat ini tim sedang mengkaji perkembangan yang terjadi di Kabupaten Belitung Timur.

“Kami menganalisa dari aspek epidemologi,” ujar Ikhwan.

Untuk diketahui, epidemologi merupakan studi dan analisis tentang distribusi (siapa, kapan, dan di mana), pola, dan penentu kondisi kesehatan dan penyakit pada populasi tertentu.

Apalagi, lanjut Ikhwan, saat ini di Belitung Timur, yakni salah satu pegawai di Puskesmas Kecamatan Dendang ada yang terpapar. Oleh karenanya, hingga saat ini Pemkab Beltim belum menerbitkan kebijakan baru terkait era kenormalan baru.

“Kita tidak menerbitkan edaran-edaran baru dan menunggu perkembangan hasil tracking,” tandasnya. (jb2)

Editor: sue