Belum Siap Belajar Daring, Kadindik Beltim: Banyak Pendidik Berusia Uzur Gagap Teknologi

oleh -
Belum Siap Belajar Daring, Kadindik Beltim, Banyak Pendidik Berusia Uzur Gagap Teknologi (3)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Amrizal.

MANGGAR, JABEJABE.co – Meski dianggap aman di masa pandemi COVID 19 ini, metode pembelajaran berbasis daring atau e-learning dinilai tidak efektif dan tuai banyak kontroversi. Bukan hanya lantaran kemampuan teknologi dan ekonomi siswa yang terbatas, kemampuan tenaga pendidik dalam penerapan teknologi dan metode pembelajaran juga jadi kendala.

Banyak tenaga pendidik di baik tingkat TK, SD dan SMP, terutama yang sudah berusia uzur masih gagap dengan teknologi IT, sehingga penerapan model-model pembelajaran daring jadi tidak maksimal.

Kondisi ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Amrizal. Ia bahkan menyebutkan hanya 60 persen guru baik di Kabupaten Beltim atau pun daerah lainnya yang bisa dan menerapkan teknologi IT.

“Bukanya hanya masyarakat, guru juga. Tidak semua guru menguasai IT, kalau perkiraan hanya 60 persen guru yang menguasai. Apalagi guru-guru di sekolah dasar, banyak yang tidak paham itu,” ungkap Amrizal kepada media di ruang kerjanya, Kamis (8/6/2020).

Tidak adanya pelatihan metode pembelajaran daring bagi guru-guru dan kurangnya anggaran untuk menunjang proses pembelajaran daring membuat metode ini dianggap tidak efektif, bukan hanya dari masyarakat yang kesulitan adaptasi namun juga dari tenaga pendidik.

“Kita ini kan belum siap sebenarnya untuk pembelajaran on line. Dengan kondisi ini kan terkesan dipaksakan kita, memang gak ada yang siap kok,” kata Amrizal.

Terkait evaluasi proses pembelajaran daring sekolah-sekolah di Kabupaten Beltim, Amrizal juga mengungkapkan banyak menerima keluhan baik dari guru maupun masyarakat. Oleh sebab itu, ia berharap metode pembelajaran luring atau tatap muka dapat kembali berjalan seperti dulu.

“Jadi kalau kita ingin mencapai tujuan pendidikan yang sebenarnya sangat sulit untuk diterapkan dengan sistem daring ini. Kita harus kembali ke sistem tatap muka, yang jauh lebih efektif terutama dalam mendidik dan membentuk sikap siswa,” ujar Amrizal. (rel/@2!)

Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Dua Anak 9 Tahun dan Bayi 9 Bulan di Beltim Positif COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *