Belitong for G20. Tahukan Anda, Apa Itu G20?

oleh -
Belitong for G20. Tahukan Anda, Apa Itu G20
Belitong for G20

JABEJABE.co – Kelompok dua puluh atau G20 adalah kelompok yang terdiri 19 negara dengan perekonomian besar di dunia, ditambah dengan Uni Eropa. Secara resmi G20 dinamakan The Group of Twenty Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok Duapuluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral.

Lebih jauh seputar G20 yang salah satu acaranya akan diselenggarakan di Belitung, berikut ini beberapa pertanyaan dan jawaban langsung oleh Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie.

Negara apa saja yang merupakan Bagian dari G20?

Negara G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jerman, Kanada, Meksiko, Korea Selatan, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa. Semua anggota G20 berhak atas pergantian presidensi yang ditunjuk setiap tahunnya.

Dan Tahun 2022 Indonesia mendapatkan kepercayaan sebagai Presidensinya.

Presidensi G20 merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia dalam kancah global. Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 sejak perkumpulan tersebut didirikan pada 1999.

Di daerah manakah akan diadakan pertemuan G20 di Indonesia?

Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali, Indonesia 2022 adalah pertemuan ketujuh belas Kelompok Dua Puluh mendatang. KTT tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Bali, Indonesia, pada tahun 2022. Presidensi Indonesia akan mulai berlangsung dari 1 Desember 2021 hingga KTT pada kuartal keempat tahun 2022.

Apakah hanya Bali sebagai lokasi dilaksanakannya KTT G20?

Pemerintah akan menggelar kurang lebih 150 pertemuan. Selain pertemuan kepala negara, menteri keuangan dan gubernur bank sentral, agenda G20 juga akan diisi banyak agenda tambahan, termasuk seminar internasional. Sebagian besar akan digelar secara offline di Bali sehingga bisa dipastikan akan menarik banyak pengunjung.

Karena itu ada beberapa daerah yang akan menjadi tuan rumah pertemuan-pertemuan berbagai tingkatan dan topik sesuai keputusan pemerintah pusat.

Apa dampak dan keuntungan menjadi tuan rumah dan Presidensi G20 bagi Indonesia?

Baca Juga:  Belitung - Inggris Kerjasama Internasional Antisipasi Pandemi Masa Depan

Dampak dari Indonesia menjadi tuan rumah dari G20 ini akan meningkatkan konsumsi domestik sebesar US$ 119,2 juta atar Rp 1,7 triliun, dan juga menciptakan tambahan US$ 533 juta ke PDB kita.

Selain itu, perhelatan G20 juga akan berdampak pada sektor tenaga kerja. Sedikitnya akan ada tambah 33 ribu pekerja baru untuk mendukung acara tersebut.

Terdapat juga beberapa keuntungan tidak langsung lainya yang dapat diperoleh Indonesia dari penyelenggaraan presidensi G20.

Pertama, presidensi G20 memungkinkan Indonesia membangun sinergi dan kerja sama internasional untuk menarik dukungan global terhadap pemulihan ekonomi domestik.

Kedua, dengan menjadi tuan rumah G20, akan menentukan posisi Indonesia setelah krisis ekonomi, termasuk dalam stabilitas sistem keuangan global.

Ketiga, menjadi ajang untuk pamer keberhasilan Indonesia. UU Cipta Kerja menjadi salah satu andalan yang bakal dipamerkan selain dari reformasi di bidang keuangan .

Keempat, internalisasi kepentingan pemerintah, salah satunya agenda terkait pengembangan sumber daya manusia. Beberapa topik yang juga penting bagi Indonesia dan relevan dibahas dalam pertemuan G20 yakni terkait membangun sistem kesehatan untuk mempersiapkan pandemi berikutnya.

Di manakah rapat tingkat menteri pembangunan(Development Working Group/DWG) G20 akan diadakan?

Rapat tingkat Menteri-Menteri Pembangunan Negara G20 Tersebut akan dilakukan di Belitung.

Belitung mendapat kesempatan luar biasa ketika ditunjuk secara resmi oleh pemerintah pusat melalui kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas pada tanggal 28 Desember 2021 lalu.

Kapan rapat tersebut diadakan di Belitung?

Rencana Rapat Tingkat Menteri Penbangunan G20 akan dilaksanakan pada tanggal 7 sampai 9 September 2022 yang akan datang.

Berapa banyak pesertanya ?

Selain para Menteri dari berbagai negara dan dari negara negara Uni Eropa yang tergabung dalam kelompok 20 tersebut, dipastikan delegasi dan staf serta utusan resmi maupun media Internasional akan hadir diBelitung dengan proyeksi sebanyak kurang lebih 2000 orang.

Apa Keuntungannya untuk Belitung sebagai tuan rumah DWG G20 tersebut?

Baca Juga:  Virus Corona: Jalanan Beijing Yang Hampir Kosong

Kehadiran para orang penting negara negara besar dan negara G20 akan membawa citra positif dan kepercayaan Internasional kepada Belitung sebagai tempat acara yang sukses dan membawa kesan positif, baik dan mendalam.Hal ini akan memberikan terobosan bagi pertemuan pertemuan lainnya di level Internasional yang akan dilakukan diBelitung di masa pasca G20.

Kehadiran ribuan delegasi dan rombongan Tentunya akan membutuhkan banyak kamar hotel, transportasi, dan menciptakan kebutuhan tenaga kerja serta ekonomi lokal akan bergerak bagi pelaku UMKM.

Kedikenalan Publik Internasional dan kehadiran para pengambil keputusan akan semakin tinggi terhadap Belitung yang sudah mendapat status UNESCO Global Geopark.

Apa dampak lain yang akan dirasakan Belitung ?

Sebelum hari H di 7-9 September 2022 , maka akan ada banyak tamu dan utusan serta orang orang yang ingin tahu lebih tentang Belitung , karena ditunjuk sebagai tuan rumah.

Hal ini akan membuka kesempatan perputaran konsumsi akan produk dan jasa di bidang pariwisata, Ekraf dan UMKM serta transportasi yang akhirnya akan membuat roda perputaran ekonomi semakin kencang di Belitung.

Setelah September 2022 atau Pasca G20 selesai maka orang orang akan senang dan semakin yakin berkunjung ke Belitung karena berhasil menyelenggarakan acara sekelas DWG- G20 .

Bagaimana masyarakat bisa ikut menyukseskan?

Masyarakat di harapkan satu semangat, satu nafas dan satu tujuan secara kompak memberikan dukungan melalui pelayanan (hospitality) yang ramah, baik dan berkearifan lokal agar acara ini berjalan sukses.

Termasuk mempersiapkan produk barang dan jasa sesuai standar yang diharapkan dan yang diarahkan oleh pemerintah nanti.

Masyarakat diharapkan menyambut acara ini dengan suka cita dan gegap gempita karena kesempatan ini tidak akan terulang dan menjadi kesempatan besar bagi Belitung untuk terbang tinggi.***

Baca Juga:  Belitung - Inggris Kerjasama Internasional Antisipasi Pandemi Masa Depan

Let’s Go Belitung!
Belitong for G20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *