Bea Cukai Tanjung Pandan Musnahkan 61 Botol MMEA dan 21.100 Batang Rokok Ilegal

oleh -
Bea Cukai Tanjung Pandan Musnahkan 61 Botol MMEA dan 21.100 Batang Rokok Ilegal (1)
Kolase - Kiri: Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Pandan Jerry Kurniawan. Kanan - Suasana saat Bea Cukai Tanjung Pandan melakukan pemusnahan atas barang ilegal, Kamis (18/11/2021). Foto: mdx/ jabejabe.co

BELITUNG, JABEJABE.co – Sebagai bentuk transparansi kepada publik terhadap kegiatan dan kinerja di bidang pengawasan, Bea Cukai Tanjung Pandan melaksanakan kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN), Kamis, (18/11/2021).

Pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bea dan Cukai Tanjung Pandan yang dihadiri Bupati Belitung Sahani Saleh, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori, serta beberapa tamu undangan lainnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Pandan Jerry Kurniawan mengatakan, jenis barang ilegal yang dimusnahkan merupakan barang dari luar Pulau Belitong, dan cara sampai ke Belitung salah satunya dengan pengiriman secara online serta hasil dari operasi pasar.

Pemusnahan BMN eks penindakan kepabeanan dan cukai di lingkungan Kanwil DJBC Sumatra Bagian Timur ini dimaksudkan untuk memberikan rasa efek jera.

Barang-barang yang akan dimusnahkan ini merupakan hasil penindakan yang dilakukan KPPBC TMP C Tanjungpandan periode Oktober 2020 sampai dengan September 2021. Barang-barang hasil penindakan tersebut telah mendapatkan persetujuan untuk dilakukan pemusnahan dari pihak Kementrian Keuangan, dalam hal ini Kepala KPKNL Pangkalpinang dengan rincian 21.100 batang rokok dan 61 botol MMEA atau 29,52 liter.

“Alhamdulillah sudah menyelenggarakan pemusnahan terhadap barang penindakan selama periode Oktober 2020 dan September 2021,” ujar Jerry.

Menurut Jerry, pemusnahan barang-barang tersebut dilakukan dengan cara dirusak dan dibakar untuk menghilangkan fungsi utamanya.

Selain itu, lanjutnya, dalam kurun waktu Januari hingga Oktober 2019, terdapat sembilan penindakan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) oleh KPPBC TMP C Tanjungpandan bersama BNNP Kep. Bangka Belitung, BNNK Belitung, dan Satres Narkoba Polres Belitung. Barang-barang tersebut diantaranya dengan rincian 287 gram Sintehtyc Cannabinoid senilai Rp. 23.675.000,- dan 115 gram Methampetamine senilai Rp. 172.500.000,-.

Ditambahkan Jerry, bahwasannya terhadap penindakan 287 gram Sintehtyc Cannabinoid telah ditindaklanjuti dengan diserah terimakan ke Satres Narkoba Polres Belitung. Sedangkan untuk penindakan 115 gram Methampetamine telah diserah terimakan ke BNN.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *