Bandara HAS Hanandjoeddin Kerjasama dengan Kimia Farma: Rapid Test Rp 145ribu

oleh -
Bandara HAS Hanandjoeddin Kerjasama dengan Kimia Farma, Rapid Test Rp 145ribu (1)
Kegiatan rapid test bagi calon penumpang di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Kabar gembira khususnya masyarakat Belitung yang hendak berpergian ke luar daerah, saat ini tarif untuk rapid test di Bandara HAS Hananjoeddin Tanjungpandan hanya Rp.145ribu.

Demikian dikatakan EGM of KC Bandara H.AS.Hanandjoeddin Tanjungpandan, Untung Basuki, ketika ditemui jabejabe.co di ruang kerjanya, Jumat (17/7/2020).

Dijelaskannya, penerapan tarif rapid test Rp.145ribu tersebut sudah dimulai sejak tanggal 9 Juli 2020 lalu. Hal itu berdasarkan kerja sama antara Bandara HAS Hananjoeddin dengan BUMN yang bergerak dibidang farmasi yakni Kimia Farma.

Seperti diketahui, lanjut Untung, pihaknya sengaja menjalin kerja sama dengan Kimia Farma, karena memang memiliki sudah memiliki pengalaman di bidang farmasi.

“Terhadap pelaksanaan rapid test ini, jadi kami kerja sama dengan BUMN, Kimia Farma untuk melaksanakan rapid test di Bandara, jadi per tanggal 9 Juli dengan tarif untuk rapid test itu di Rp.145ribu. Jadi bagi masyarakat di Belitung yang mau rapid test di Bandara kami persilahkan,” kata Untung Basuki.

Kemudian, ditambahkannya, bagi masyarakat yang hendak bepergian, untuk bisa datang lebih awal dari jadwal penerbangan, hal itu dilakukan untuk melakukan rapid test terlebih dahulu.

“Pukul 08.00 WIB sudah buka (rapid test) mengikuti operating di bandara saat ini, di bulan Juli ini operating kita (Bandara) dari pukul. 08.00 – 17.00 WIB. Kemudian untuk pemeriksaan rapid test itu sendiri sekitar 30 menit hasilnya sudah keluar,” jelasnya.

Menurut Untung, jika sebelumnya hasil rapid test tersebut hanya berlaku selama 3 hari. Saat ini berdasarkan surat edaran untuk rapid test tersebut berlaku hingga 14 hari. Lalu, katanya, dari tertanggal 10 Juli 2020 sudah ada sekitar 600 penumpang yang sudah melakukan rapid test di bandara.

“Data yang kami terima tertanggal 10 Juli kemarin itu sudah sekitar 600 lebih orang yang lakukan rapid test, alhamdulillah belum ada yang menunjukan hasil reaktif semuanya non reaktif,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Diluncurkan pada Momentum HJKT, Pedoman New Normal Terbagi dalam 10 Bidang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *