Bak Cang Dibuang ke Laut, Tionghua Beltim Mohonkan Kebaikan dan Hidup Sukses

by -
Bak Cang Dibuang ke Laut, Tionghua Beltim Mohonkan Kebaikan dan Hidup Sukses (2)
Masyarakat Tionghua di Belitung Timur mengunjungi pantai pada perayaan Hari Bak Cang, Kamis (25/6/2020). Foto: Istimewa.

MANGGAR, JABEJABE.co – Patuhi ketentuan berlaku untuk hindari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID 19), Komunitas Tionghoa Belitung Timur merayakan Hari Bak Cang atau disebut juga dengan Peh Cun, Kamis (25/6/2020).

Hari Bak Cang ini dirayakan dengan suka cita, salah satunya dengan beramai-ramai mengunjungi pantai-pantai di Belitung Timur.

Hari Bak Cang sangat identik dengan jajanan khas Tionghoa, yaitu Bak Cang. Jajanan ini dibuat dari ketan diisi dengan daging, kemudian dibalut dengan daun bambu atau pandan, lalu dimasak dengan cara steamed (dikukus).

Bak Cang merupakan sebuah simbol untuk memperingati perayaan hari kelima bulan lima penanggalan Lunar atau kalender Imlek.

Menurut mereka, Hari Bak Cang memiliki philosofi kebersamaan, di mana mereka bisa berkumpul sambil makan dan ngobrol untuk menguatkan ikatan kekeluargan.

Tidak ada ritual yang dilaksanakan secara seremonial, mereka melakukannya sendiri ataupun berkelompok seperti dengan mandi air laut sambil membawa jajanan Bak Cang untuk dibuang, kemudian mereka memohon kebaikan dan kesuksesan dalam kehidupannya.

Perayaan ini diselenggarakan setiap tahun oleh komunitas Tionghoa yang tinggal di Belitung Timur.

Adanya perayaan tersebut diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke objek-objek wisata terutama pantai-pantai di Belitung Timur.

Sebelum merebaknya penyebaran virus corona, masyarakat Tionghoa yang berdomisili di luar Belitung Timur juga akan pulang untuk merayakan bersama keluarga mereka. Penetapan new normal pada sektor pariwisata nantiya diharapkan akan bisa memulihkan seluruh kegiatan terkait kepariwisataan, akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Belitung Timur.

English Version

Comply with applicable regulations for avoided the outbreak corona virus desease/COVID 19, Chinese community of East Belitung celebrate sticky rice dumpling/hari bak cang (25/6).

They celebrate with joy by visiting the beaches especially in East Belitung Regency.

Sticky rice dumpling/Hari Bak Cang is an annual event that celebrated every years, so it would be good impact for increase the number of tourists for visit to East Belitung Timur, and then it can increase the revenue of the people economy in East Belitung.

Sumber: Disbudpar Beltim
Editor: sue