Babel Positif Bisa Tes Swab Sendiri, Tujuh Koli Alatnya Sudah Tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang

by -
Babel Positif Bisa Tes Swab Sendiri, Tujuh Koli Alatnya Sudah Tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang
Pesawat jet pembawa alat PCR (alat tes swab) saat tiba di Bandara Depati Amir, Jumat (17/4/2020). Foto: Istimewa.

PANGKALPINANG, JABEJABE.co – Satu unit pesawat jet berukuran kecil tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (17/4/2020) sekitar pukul 22.40 WIB.

Pesawat jet tersebut membawa 7 (tujuh) koli peralatan Polymerase Chain Reaction (PCR). Demikian ungkap Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel, Beliadi kepada Jabejabe News, Sabtu (18/4/2020).

Dikatakan Beliadi, informasi ini ia peroleh dari rekannya yang bekerja di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Lebih lanjut diungkapkannya, Bandara Depati Amir dibuka atas permintaan dari Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel.

“Alhamdulillah bang, kita bisa tes swab sendiri sekarang,” tutur Beliadi menirukan ungkapan syukur yang dikatakan rekannya.

Sebagaimana diketahui, PCR adalah alat yang digunakan untuk memeriksa sampel spesimen Swab dari pasien, dalam memastikan apakah si pasien positif Covid-19 atau tidak.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Babel ini berharap semoga dengan peralatan PCR ini dapat memaksimalkan tugas paramedis yang berkompeten untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung.

“Ini adalah bentuk kerja cepat dan tepat yang diambil Pemprov Babel untuk menyelamatkan masyarakat Babel,” Puji Beli, sapaan akrab Ketua DPC Gerindra Kabupaten Belitung Timur ini.

“Jika saja semua pemimpin bisa bertindak cepat menyediakan apa-apa yang menjadi kebutuhan medis dan kebutuhan masyarakat seperti ini, niscaya masalah ini akan cepat berlalu,” ujarnya, sembari menambahkan, masih ada beberapa kabupaten di Babel yang masih terlihat bingung untuk mengambil langkah tepat.

“Dak tau nak begawe ape (tidak tahu mau kerja apa). Bahkan, terkesan amburadul dalam mengambil langkah dan tindakan yang seharusnya cepat malah lambat, yang belum perlu malah dilakukan. Tapi, ya sudahlah mungkin kemempuan otak dan ototnya cuma sebatas itu,” sindirnya.

Namun demikian, Politisi kelahiran Belitung Timur ini berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan serta mengikuti anjuran cara hidup sehat selama Covid-19 ini masih mewabah. (sue)

 

Editor: jb02

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *