Audiensi dengan KNPI, Begini Klarifikasi Bupati Belitung Terkait Bansos Sembako

by -
Audensia dengan KNPI, Begini Klarisifikasi Bupati Belitung Terkait Bansos Sembako (2)
Suasana audiensi DPD KNPI Belitung dan Bupati Belitung Sahani Saleh beserta staf ahli di Ruang Kerja Bupati Belitung, Selasa (16/6/2020). Foto: Istimewa.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos menerima kehadiran pengurus KNPI Kabupaten Belitung dalam rangka audensi terkait persoalan Bantuan Sosial (Bansos) dan penerapan New Normal di Kabupaten Belitung, Selasa, (16/6/2020), bertempat di Ruang Kerja Bupati Belitung.

Dalam pertemuan ini, Bupati Belitung memberikan klarifikasi terkait masalah pemberian Bansos yang diberikan Pemerintah Kabupaten Belitung berupa sembako (bahan makanan) bukan berupa uang tunai.

“Terkait persoalan Bansos ini, kami jelaskan bahwa pemilihan sembako atau bahan makanan untuk bantuan sosial telah melalui beberapa prosedur dan kajian yang dilakukan Pemkab Belitung. Salah satunya dengan melakukan koordinasi dengan tim gugus pusat,” jelas Sanem.

Dan pertimbangan ini, imbuhnya, juga diperkuat dengan berpedoman pada aturan Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 yang diubah menjadi Permendagri Nomor 99 Tahun 2019 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bansos yang bersumber dari APBD, di mana untuk OPD berupa hibah barang atau jasa.

Lebih lanjut Sahani mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan lainnya, diantaranya terkait masalah efisiensi waktu dana dan aturan penerapan non tunai.

“Untuk itulah, melalui kajian-kajian ini kami menilai pemberian bansos berupa sembako dirasa sudah tepat dan sesuai sasaran,” jelasnya.

Selanjutnya menanggapi usulan anggota KNPI terkait pemberian Bansos tahap selanjutnya agar dapat melibatkan KUKM dalam hal penyediaan Sembako guna mendukung perputaran perekonomian masyarakat agar bisa tetap berjalan baik di tengah pandemi Covid-19, Bupati Belitung akan mempertimbangkan dan mengkaji hal ini ke depan.

“Intinya, untuk saat ini, apa yang telah kami kerjakan terkait pemberian Bansos sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Belitung juga membahas terkait sosialisasi penerapan New Normal yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung.

“Memasuki New Normal atau bisa juga diartikan sebagai “tampang lama perangai baru”, ada 9 sektor terkait protokol kesehatan yang akan kami (Pemkab Belitung) sosialisasikan. Untuk itu, kami juga mohon dukungan untuk penerapan protokol kesehatan di beberapa sektor pembangunan,” pungkas Sahani.
Sementara Ketua DPD KNPI Belitung, M. Hafrian Fajar, S.M, mengatakan, audensi ini juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus dalam rangka menjalin hubungan lebih baik lagi dengan Pemerintah Kabupaten Belitung.

“Selaku mitra pemerintahan, ke depan KNPI akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu terkait persoalan-persoalan yang berkenaan dengan bidang pemerintahan serta mengedepankan prinsip koordinasi. Mudah-mudahan ke depan kami bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” jelasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati, Staf Ahli di lingkungan Setda Kabupaten Belitung dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Belitung. (rel/dk)

Editor: sue