Arsel Community – Desa Air Selumar, Termasuk 20 Nominasi Calon Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2020

oleh -
Arsel Community - Desa Air Selumar, Termasuk 20 Nominasi Calon Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2020

BELITUNG, JABEJABE.co – Akun resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) @kementerianlhk yang diunggah, Kamis (23/4/2020), dijelaskan ke-20 nominator tersebut dipilih melalui Sidang Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru.

Mereka terdiri atas 7 nominee Printis Lingkungan, 3 (Pengabdi Lingkungan), 7 (Penyelamat Lingkungan), dan 3 nominee Pembina Lingkungan.

Kegiatan Penghargaan Kalpataru merupakan bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada para pejuang lingkungan hidup dan kehutanan.

Penghargaan kalpataru memiliki 4 (empati) kategori, yatu: Prinitis Lingkungan, Pengabdi Lingkungan, Penyelamat Lingkungan dan Pembina Lingkungan.

Tahun ini telah terpilih 20 Nominasi Penerima Penghargaan Kalpataru dipilih melalui Sidang Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru, yang terdiri dari 7 (tutu) nominee Prints Lingkungan, 3 (tiga) nominee Pengabdi Lingkungan, 7 (tujuh) nominee Penyelamat Lingkungan dan 3 (tiga) nominee Pembina Lingjungan.

Berikut rinciannya:

1. Zeth Wonggor dari Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, (Kategori Perintis Lingkungan).

2. M. Ikhwan, AM dari Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, (Kategori Perintis Lingkungan).

3. Sadikin dari Kabupaten Bengkalis, Provinsi Bengkulu (Kategori Perintis Lingkungan).

4. Yal Yudian dari Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Kategori Perintis Lingkungan).

5. Idris Sahidu dari Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kategori Perintis Lingkungan).

6. Leni Haini dari Kota Jambi, Provinsi Jambi (Kategori Perintis Lingkungan).

7. Lamuddin dari Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh (Kategori Perintis Lingkungan).

8. Wasito dari Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah (Kategori Pengabdi Lingkungan).

9. Saraba dari Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Kategori Pengabdi Lingkungan).

10. Sutardjo, S.Pd dari Indramayu, Provinsi Jawa Barat (Kategori Pengabdi Lingkungan).

11. Arsel Community dari Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kategori Penyelamat Lingkungan).

12. Masyarakat Adat Punan Adiu dari Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kategori Penyelamat Lingkungan).

13. Komunitas Hatabosi dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Kategori Penyelamat Lingkungan).

14. Bening Seguling Foundation dari Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat (Kategori Penyelamat Lingkungan).

15. Kelompok Usaha Bersama Pantai Rejo dari Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur (Kategori Penyelamat Lingkungan).

16. Kelompok Pelestarian Cendrawasih “Botenang” Sawendui dari Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua (Kategori Penyelamat Lingkungan).

Baca Juga:  Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Bukit Peramun Akan Bangun Kedai Herbal

17. Laskar Pemuda Peduli Lingkungan dari Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Kategori Penyelamat Lingkungan).

18. Ir. Ida Ayu Rusmarini, MP dari Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali (Kategori Pembina Lingkungan).

19. Zofrawandi dari Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Kategori Pembina Lingkungan).

20. RB Sutarno dari Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta (Kategori Pembina Lingkungan).

Para nominee ini merupakan individu atau kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporan dan memberikan sumbangsih nyata bagi upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan secara berkelanjutan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 30 tahun 2017 tenting Penghargaan Kalpataru, Pasal 16, Ayat 2 Bahia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membuka kesempatan kepada publik untuk memberikan tanggapan maupun saran terhadap 20 nominee ini selama 7 (tujuh) hari sejak informasi ini dipublikasikan.

Sumber: https://www.menlhk.go.id/
Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *