Aplikasi Fight COVID-19 Karya Anak Bangsa

by -
Aplikasi Fight COVID-19 Karya Anak Bangsa
Ahmad Alghozi saat melakukan presentasi aplikasi Fight COVID-19 Features. Foto: Istimewa.

Oleh: Akhlanudin**

SAYA ikut bangga dengan beragam ide inovatif dari Wakil Bupati Belitung bagaimana mencegah dan mengawasi ODP yang akan masuk ke Belitung, yakni aplikasi Fight COVID-19 Features diciptakan oleh seorang pemuda milenial bernama Ahmad Alghozi atas ide dari Isyak Meirobie yang kemudian diundang Gubernur Bangka Belitung untuk mempresentasikan aplikasinya, dan sekali lagi dari sebuah provinsi kepulauan bernama Bangka Belitung lahir pemikir baru berusia 22 tahun.

Saat ini, aplikasi ini sudah digunakan oleh Pemda Belitung untuk melacak setiap pergerakan orang yang baru datang dari daerah episentrum COVID-19 ke wilayah Belitung.

Setiap pendatang yang baru memasuki wilayah Belitung dipasangi tanda dan diminta untuk menggunakan aplikasi Fight COVID-19.

Aplikasi itu digunakan untuk menyimpan riwayat perjalanan pendatang tersebut setibanya di Bangka Belitung dengan mengambil data lokasi atau GPS yang berada di ponsel setiap orang.

Jika seseorang tidak mematuhi karantina mandiri selama 14 hari setelah kedatangannya, pemerintah tetap bisa melacak riwayat perjalanannya menggunakan data lokasi yang tersimpan di aplikasi Fight COVID-19.

Tujuan pelacakan riwayat perjalanan ini adalah untuk mengetahui penyebaran virus secara kelompok atau kluster, sehingga memudahkan pengendalian virus dengan mengkarantina orang-orang yang memiliki kemungkinan terpapar Covid-19.

Dan Belitung di tengah wabah Covid-19 kembali menjadi pemikir bukan kritikus tanpa solusi.

Mari Maju Bersama FKMB, dan teruslah menguatkan informasi positif.

Kini Al Ghozi sudah bertugas di kantor pusat BNPB untuk menjadikan aplikasi ini sebagai aplikasi nasional, dan Al Ghozi diterima kepala BNPB Letnan Jenderal Donny Monardo

Misi kemanusiaan adalah landasan kesamaan berpikir Isyak Meirobie dan Al Ghozi dkk. Sehingga mendorong juga Komunitas Sosial Belitung ikut mendonasikan agar aplikasi ini bisa diterapkan segera untuk menyelamatkan umat manusia dari Covid-19 di Pulau Belitong.

**Admin FKMB