Anggota DPRD Babel Urai Ribetnya Protokol Kesehatan Bandara, dari Rapid Test Hingga Isolasi Mandiri

by -
Anggota DPRD Babel Urai Ribetnya Protokol Bandara, dari Rapid Test Hingga Isolasi Mandiri (2)
Beliadi saat berada di pesawat ketika melakukan perjalanan melalui jalur udara. Foto: Istimewa.

JABEJABE.co – Sebagian masyarakat mungkin ada yang belum mendapatkan informasi secara jelas, step by step, apa yang harus dipenuhi untuk melakukan perjalanan ke luar kota melalui jalur udara. Jika belum, berikut ini pengalaman Beliadi, anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, saat dirinya melakukan perjalanan ke luar kota, Sabtu (27/6/2020).

Keterangan ini disampaikan Beliadi karena menurutnya saat ini sangat minim informasi yang dikeluarkan oleh media cetak, online, dan televisi kepada mereka yang memiliki kepentingan melakukan perjalanan ke luar kota melalui jalur udara.

Pertama, Surat Keterangan Sehat (dengan hasil non reaktif) dari RSUD atau klinik yang ditunjuk.

Kedua, memiliki tiket dan men-download aplikasi eHAC.

Ketiga, mengisi keterangan di blanko yang sudah disediakan dinas kesehaan di bandara, dan menyerahkan copy surat sehat. Surat sehat ini di-copy (rangkap satu) yang nantinya akan digunakan pada saat keberangkatan, dau satu saat mendarat.

Keempat, Pengecekan suhu badan saat akan naik dan turun pesawat, serta penggunaan masker atau face shield adalah hal wajib.

Kelima, sewaktu mendarat, sebagaimana poin 3 (tiga); yakni blanko berisi keterangan yang sudah diisi, diserahkan ke petugas di bandara kedatangan.

Keenam, menyerahkan copy surat sehat di counter yang berbeda.

Ketujuh, cek KTP, mengisi data, daftar email dan kemudian diberikan gelang warna hijau, sebagai bukti baru saja naik pesawat dan disarankan isolasi mandiri 14 hari.

Demikian tahapan yang dijalani saat melakukan perjalanan udara.

Diakui Beliadi, aturan yang ditetapkan bagi penumpang tersebut sangat ribet. Namun diterima atau tidak tetaplah harus diikuti.

“Kita masih berada pada sistem yang dibuat mabok alias pusing tujuh keliling,” keluhnya.

Satu hal lagi aturan yang masih berlaku, baik sejak penetapan darurat Covid-19 hingga New Normal adalah isolasi mandiri selama 14 (empat belas) hari.

Sementara itu menurut Beliadi, tujuan orang ke luar kota diantaranya adalah urusan pekerjaan. Namun jika harus isolasi mandiri, maka kapan akan memulai pekerjaan.

“Lalu untuk orang yang tidak mampu selama 14 hari makan dan tinggal di mana kalau urusan keluar kota, kan ribet,” ujarnya. (rel)

Editor: sue