Anggaran KONI Belitung Dipangkas, Pengurus KONI dan Cabor Tuntut ke DPRD

by -
Anggaran KONI Belitung Dipangkas, Pengurus KONI dan Cabor Tuntut ke DPRD (2)
Perwakilan dari KONI beraudiensi memaparkan keluhan mereka di hadapan para anggota DPRD Belitung, Senin (7/9/2020).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Tidak terima anggaran dipangkas, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Senin (7/9/2020).

Pengurus Koni bersama pengurus Cabang Olahraga (Cabor) ini datang ke Gedung DPRD sekitar pukul 09.00 WIB sembari membawa karton yang bertuliskan kekecewaan mereka terhadap keputusan yang diambil pihak Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Belitung yang mencoret anggaran pada APBD Perubahan. Atas hal tersebut, mereka datang untuk menuntut hak mereka.

Rombongan aksi damai tersebut disambut baik oleh sekretariat DPRD Kabupaten Belitung. Kemudian beberapa perwakilan dari KONI dipersilahkan masuk untuk beraudiensi, dan memaparkan keluhan mereka di hadapan para anggota DPRD.

Sebagaimana diberitakan beberapa waktu lalu, anggaran hibah KONI Kabupaten Belitung sebesar Rp.2 Miliar tidak disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Belitung.

Hal ini sebagaimana dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Belitung sekaligus Ketua Banggar, Ansori kepada media usai melaksanakan Rapat Paripurna Kata Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Belitung dan Pengambilan Keputusan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Selasa (1/9/2020).

Ansori menjelaskan bahwasannya keputusan untuk tidak menyetujui anggaran KONI saat ini merupakan keputusan seluruh anggota Banggar.

“Salah satu evaluasi atau pertimbangan anggota Banggar yakni laporan mereka (KONI) tidak begitu akurat. Itu salah satu alasan daripada anggota Banggar tidak menyetujui itu,” sebutnya.

Menurut Ansori, pihaknya, yakni seluruh anggota Banggar menilai tidak melihat kinerja atau pelaksanaan dari kegiatan KONI selama ini. Sebelumnya, imbuh Politisi PDIP tersebut, KONI sudah dianggarkan sebesar Rp.1miliar pada induk yang lalu.

“Terutama dari dana yang sudah digelontorkan sebesar Rp 1 miliar saat anggaran induk 2020 ini. Memangnya sedikit Rp.1miliar kalau untuk membayar honor lima orang di KONI itu plus operasional, pasti terbayar hingga Desember ini, pastinya cukup dengan Rp.1miliar,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue