Anggaran Dana Desa Terkuras Proyek Fisik, Salah Satu Desa di Beltim Enggan Beri Nama Penerima BLT

oleh -
Anggaran Dana Desa Terkuras Proyek Fisik, Salah Satu Desa di Beltim Enggan Beri Nama Penerima BLT
Ilustrasi BLT. Foto: Istimewa.

MANGGAR, JABEJABE.co – Salah satu desa di Kabupaten Beltim enggan memberikan nama-nama warganya untuk diberikan BLT melalui dana desa. Hal ini lantaran anggaran desa sudah terpakai untuk kegiatan pembangunan proyek fisik di desanya.

“Satu desa, kita sudah konfirmasi ke sana untuk minta nama-nama calon penerimanya tapi alasan desa karena anggarannya sudah terpakai untuk kegiatan fisik,” ungkap Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Beltim, Muhaimin Aja kepada Diskominfo Beltim, Selasa (28/4/2020).

Muhaimin menekankan jika desa tidak menganggarkan BLT dari dana desa maka desa tersebut terancam sanksi berupa penghentian Penyaluran dana desa tahap III pada tahun berjalan dan pemotongan dana desa sebesar 50 persen.

“Wajib desa menggarkan Bantuan Langsung Tunai. Ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40 tahun 2020,” tegas Muhaimin.

Hingga Selasa (28/4/2020) Sore setidaknya sudah ada 16 desa yang menyampaikan nama-nama calon penerima manfaat BLT dari dana desa. Dari 16 desa tersebut 2.207 KK yang diajukan untuk menerima.

“Kalau jumlah total 7.976 itu kuota maksimal, setiap desa memang punya kuota maksimal. Namun jika hanya mengajukan nama-nama jumlahnya di bawah kuota tidak masalah,” jelas Muhaimin.

Sisanya masih menunggu pendataan, verifikasi, dan validasi musyawarah desa. Muhaimin pun berharap seluruh desa di Kabupaten Beltim dapat segera menyelesaikan musyawarah desa, agar BLT dapat segera disalurkan.

“April, Mei, Juni ini tahap pertama Rp 600 ribu, tahap ke II dan III per tiga bulan pencairannya,” tutup Muhaimin.

Sumber/reporter: rel/@2!
Editor: sue

Jumlah Perhitungan Pagu dan KK Penerima Manfaat BLT Dana Desa
di Kabupaten Beltim Per Kecamatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *