Amel: Terima Kasih dan Mohon Maaf. PH: Celah Hukum Sedikit dan Bebas Murni

by -
Amel, Terima Kasih dan Mohon Maaf. PH, Celah Hukum Sedikit dan Bebas Murni (1)
Suasana konferensi pers di Hotel BW Inn Tanjungpandan, Rabu (2/12/2020). Foto: ES.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Paska Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan menjatuhkan vonis bebas, Syarifah Amelia mengucapkan syukur dan terimakasih kepada masyarakat serta yang orang yang mendukungnya selama masa persidangan, Rabu (2/12/2020).

Ucapan terimakasih tersebut diungkapkannya saat konferensi pers yang didampingi saudara kerabat serta suaminya, usai sidang putusannya, di Hotel BW Inn, Rabu (2/12/2020) malam.

Wanita yang akrab disapa Amel itu, secara terang-terangan menyatakan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam sedikit pun baik kepada pelapor, Bawaslu maupun KPU Belitung Timur. Dia justru meminta maaf kepada pihak yang merasa tersinggung atas ucapannya dan telah merepotkan berbagai pihak.

“Saya banyak mengambil pelajaran dari perkara ini. Oleh sebab itu saya meminta maaf kepada pihak yang merasa tersinggung atas ucapan saya dan saya berharap kita semua bisa kembali membersihkan diri untuk menyongsong hari esok,” ujarnya saat menggelar konfrensi pers usai persidangan.

Selain itu ia juga berterimakasih kepada keluarga khususnya terhadap suami, seluruh masyarakat, tim penasehat hukum dan kerabat yang selalu memberikan support (Dukungan) selama persidangan.

“Petama-tama saya ucapkan syukur atas ridho Allah sehingga saya bisa bebas pada proses pengadilan seminggu ini. Terima kasih kepada semua pihak dan saya juga mohon maaf kepada semua pihak karena saya telah membuat gaduh selama kasus ini bergulir,” katanya.

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua Tim Penasehat Hukum (PH) Syarifah Amelia, Ali Nurdin menilai vonis bebas terdakwa merupakan tonggak sejarah peradilan di Belitung bahwa tidak mudah mempidanakan seseorang.