Pencuri Properti di Altar Guru Suci Vihara Li Te Tanjungpandan Dibekuk Polisi

by -
Pencuri Properti di Altar Guru Suci Vihara Li Te Tanjungpandan Dibekuk Polisi (1)
Pelaku (Tengah) saat dibekuk unit Resmob Sat Reskrim, Senin (26/4/2021) Foto: Ist. Humas Polres Belitung.

BELITUNG, JABEJABE.co – Dugaan tindak pidana pencurian di Vihara LI TE Jl. Gatot Subroto Tanjungpandan yang dilakukan pada Senin 5 April 2021 lalu berhasil diungkap jajaran Polres Belitung, Senin (26/4/2021).

Modus pelaku yakni melakukan Pencurian dengan cara merusak jendela Vihara dan masuk ke dalam Vihara untuk mengambil barang – barang yang ada di dalam Vihara tersebut.

Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Chandra Satria Adi Pradana seizin Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono mengungkapkan, kepada Penyidik Kepolisian, pelapor atas nama Wie Lie (32), mengungkapkan bahwasannya pada tanggal 4 April 2021 sekira pukul 18.30 WIB, ia adalah orang yang terakhir pulang dari Vihara tersebut dikarenakan sebelumnya memang ada jadwal ibadah malam.

“Pelapor melihat barang – barang yang berada di ruangan Altar Guru Suci masih lengkap dan kemudian sebelum pulang pelapor mengunci pintu ruangan Altar Guru Suci dan ruangan paling luar vihara tersebut, yang mana kunci – kunci tersebut memang dipegang oleh beberapa orang yang mana orang-orang tersebut adalah pengurus Vihara tersebut,” kata AKP Chandra.

Lebih lanjut dijelaskan Kasat Reskrim, setelah pelapor mengunci pintu-pintu tersebut, ia lalu pulang ke rumahnya. Namun keesokan harinya pada tanggal 5 April 2021 sekira pukul 07.47 WIB, dirinya diberitahu oleh saudara Edwin yang menanyakan kepada Pelapor apakah Vihara kemasukan pencuri lagi, dan pelapor menyebutkan bahwa dirinya tidak mengetahui perihal tersebut.

“Pelapor menanyakan apa yang terjadi kepada Saudara Edwin, dan Edwin pun memberitahukan bahwa Saudara Aluk melihat barang-barang yang ada di ruangan Altar Guru Suci telah hilang dan memberitahukan kepada Saudara Edwin kejadian tersebut, lalu Edwin memberitahukan lagi kejadian tersebut ke Pelapor,” papar AKP Chandra.

Setelah itu, sekira pukul 09.30 WIB Pelapor mendatangi Vihara untuk melihat langsung apa yang terjadi di Vihara tersebut.

Sesampainya di vihara tersebut, Pelapor melihat kunci yang tertempel di pintu wanita ruangan utama. Kemudian Pelapor masuk lagi ke dalam dan mengecek apakah ada pintu yang dirusak. Namun setelah pintu – pintu tersebut dicek ternyata ada beberapa jendela yang dirusak. Kemungkinan jendela tersebut dibuka secara paksa, ternyata tidak ada pintu yang dirusak.

Pelapor lantas membuka pintu akses yang menuju Altar Guru Suci menggunakan kunci yang dimilikinya, dan setelah masuk dirinya mendapati barang – barang berupa 1 (satu) set pelita, 1 (satu) set tempat bubuk dan kayu cendana, kemudian 1 (satu) buah tempat abu Dupa tidak ada lagi.

“Pelapor lalu memberitahukan kepada Ketua Yayasan akan kejadian tersebut, dan pelapor menanyakan bagaimana tindak lanjutnya. Dikarenakan memang sudah beberapa kali barang-barang yang ada di vihara tersebut hilang, kemudian Ketua Yayasan pun menyuruh dirinya agar melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polres Belitung,” terang Kasat Reskrim.

Atas kejadian dugaan tindak pidana pencurian itu, Vihara LI TE mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta.

Kronologi Penangkapan

Pada hari Senin tanggal 26 April 2021 sekira pukul 22.30 WIB di Jl Kapten Saridin Dalam Kec Tanjungpandan Kab Belitung, unit Resmob Sat Reskrim melakukan penangkapan terhadap Tsk Pencurian berdasarkan Laporan Polisi : Nomor : LP / B-035 / IV / 2021 / Babel / SPKT / RES BELITUNG tanggal 05 April 2021.

Kasat Reskrim Polres Belitung menyebutkan penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat dan rekaman video cctv di seputaran TKP, bahwa pelaku pencurian tersebut diketahui berinisial AK alias BO, Warga Jalan Kapten Saridin Tanjungpandan.

Setelah mengantongi identitas pelaku, unit Resmob Sat Reskrim kemudian mencari keberadaan pelaku yang diketahui berjalan kaki di Seputaran Jalan Kapten Saridin Tanjungpandan.

Setelah unit Resmob melaksanakan pencarian di jalan tersebut, unit Resmob langsung mengamankan pelaku pencurian tersebut, dan setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui bahwa ia merupakan pelaku pencurian di Vihara LI TE, kemudian pelaku langsung diamankan ke Polres untuk proses lebih lanjut. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *