Bupati Beltim Sebut Akan Ada Perbedaan TPP Pegawai Rajin dan Melempem

by -
Bupati Beltim Sebut Akan Ada Perbedaan TPP Pegawai Rajin dan Melempem
Kolase: Bupati Belitung Timur Burhanudin saat menandatangani berita acara pelantikan (Kiri). PNS yang diambil sumpah jabatan (Kanan). Foto: Istimewa/Diskominfo Beltim.

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Pegawai yang rajin dengan yang malas, tidak akan sama Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP). Nanti, akan ada indikator-indikator khusus yang diatur untuk membedakan kinerja pegawai.

Demikian ungkap Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanudin saat melantik dan mengambil sumpah 129 PNS Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim, Selasa (5/10/21).

Menurut Aan, sapaan Bupati Beltim, pelantikan ini lebih kepada penataan organisasi dan peningkatan kinerja sesuai amanat dalam aturan perundang-undangan.

“Yang dilantik dak ada yang dikurangi hak mereka. Namun intinya apa yang kita lakukan hari ini untuk penyederhaan organisasi dan peningkatan kinerja ASN,” kata Aan.

Hal ini sebetulnya terkait dengan rencana pada awal tahun 2022 mendatang, yang mana Pemkab Beltim akan menerapkan aturan baru dalam pembayaran TPP. Di mana, akan ada perbedaan perolahan TPP antara pegawai yang rajin dan cerdas dengan pegawai kinerjanya melempem.

Lebih lanjut dia berharap dengan adanya aturan terkait besaran TPP ini, para pegawai di Pemkab Beltim akan lebih meningkat kinerjanya.

“Jadi biar ada perubahan kinerja pegawai. Kita dituntut untuk memberikan pelayanan prima, kita ingin perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Aan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim Yuspian mengatakan dari 129 PNS yang dilantik, sebanyak 113 PNS merupakan pengangkatan pertama. Sementara itu sisanya 11 orang inpassing, 4 orang alih jenjang dan satu orang perpindahan dari jabatan lain.

Adapun pejabat fungsional yang paling banyak berasal dari tenaga kesehatan yakni 82 orang. Untuk jabatan guru 27 orang dan jabatan fungsional lainnya 20 orang.

“Totalnya ada 22 jabatan fungsional. Tujuan pelantikan ini untuk mengisi kebutuhan jabatan fungsional tersebut,” kata Yuspian.

Lebih lanjut, Yuspian berharap dengan telah dilantik pada jabatan fungsional, para pejabat tersebut agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggungjawab yang diemban.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *