8 Orang Masyarakat dan 1 Anggota Satpol PP ditetapkan Tersangka

oleh -
8 Orang Masyarakat dan 1 Anggota Satpol PP ditetapkan Tersangka
Beberapa kendaraan milik pemerintah yang rusak saat terjadinya penertiban di tambang ilegal di Sijuk beberapa waktu lalu. Insert 1: Beberapa Anggota Satpol PP saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Insert 2: Situasi Anggota Satpol PP pasca kericuhan saat penertiban tambang ilegal. Foto: Istimewa.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Polres Belitung sudah menetapkan 9 tersangka atas kasus kericuhan penertiban tambang ilegal di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk.

Dari 9 tersangka tersebut, 8 orang diantaranya adalah masyarakat dengan kasus pengrusakan kendaraan yang digunakan Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sedangkan satu orangnya adalah anggota Satpol PP Kepulauan Babel dengan kasus pembakaran.

“Kalau untuk kemarin, tersangka dari masyarakat yang pengrusakan itu ada 8 (delapan), sedangkan untuk pembakaran oleh Satpol PP kita tetapkan 1 (satu) tersangka,” ungkap Kapolres Belitung, AKBP Ari Mujiyono, Selasa (10/3/2020).

Lebih lanjut dijelaskannya, kasus tersebut saat ini tengah dalam proses pengajuan ke Kejaksaan. Kemudian, pihaknya tengah berupaya melengkapi berkas.

“Lengkap atau tidaknya (berkas), dan kalau memang belum lengkap ya kita lengkapi lagi,” bebernya.

Masih kata Kapolres, dari sembilan orang tersangka yang sudah ditetapkan tersebut masih ada potensi bertambahnya tersangka, hal ini mengingat masih adanya kasus penganiayaan.

“Masih ada (potensi tambahan tersangka), itu kan kasus yang penganiayaannya belum, sudah ada, namun belum kita tetapkan (tersangka),” jelas AKBP Ari.

Ketika disinggung mengenai kendala yang dihadapi mengingat lamanya proses penyelidikan, Kapolres menyebutkan lantaran jarak.

“Kendalanya adalah jarak, karena jarak Belitung ke Bangka itu kan memakan waktu untuk pulang pergi dan lain sebagainya,” tukasnya.

Editor: Subrata
Reporter: Faizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *