8 Orang Dinyatakan Reaktif dari 155 Ikuti Rapid Test di Beltim

oleh -
8 Orang Dinyatakan Reaktif dari 155 Ikuti Rapid Test di Beltim (2)
Kasi Survalaince, Herlina, saat menunjukkan rapid test, Jumat (5/6/2020). Foto: Istimewa.

MANGGAR, JABEJABE.co – Sebanyak 8 orang dari total 155 orang yang mengikuti rapid tes di Kabupaten Belitung Timur dinyatakan reaktif. Meski belum bisa dipastikan positif COVID namun ke 8 orang tersebut sudah diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Dari hasil pemeriksaan 62 orang pegawai dan keluarga di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim, 4 orang reaktif. Sementara untuk pedagang Pasar Lipat Kajang dari 52 orang yang ikut, 2 orang reaktif.

Untuk pengurus dan jemaah Masjid Agung Darussalam Desa Baru Kecamatan Manggar dari 30 orang yang ikut tes satu orang terbukti reaktif. Sedangkan Surau Idtihaj Desa Baru Kecamatan Manggar terdapat satu orang reaktif dari 12 orang yang dites.

Kepala Seksi Surveilensce Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKPPKB Kabupaten Beltim Herlina mengatakan khusus bagi orang-orang yang dinyatakan reaktif maka akan dilakukan tes swab di RSUD Beltim.

“Senin dan Selasa besok kita minta lakukan swab. Kita juga sudah melakukan tracking bagi orang-orang bagi pernah berkontak dengan yang reaktif,” ungkap Herlina saat dihubungi media, Jum’at (5/6/2020).

Saat ini orang-orang tersebut sudah diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Pihak-pihak yang pernah kontak juga sudah dihimbau untuk melakukan rapid tes.

“Kita himbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan protocol kesehatan, agar bisa meminimalisir penyebaran COVID,” ujar Herlina. (rel)

Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  OSIS sebagai Organisasi Penggerak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *