Tak Ada Penambang, Hanya Tertinggal 5 Mesin TI di Perairan Munsang Saat Tim Gabungan Tiba

oleh -
Tak Ada Penambang, Hanya Tertinggal 5 Mesin TI di Perairan Munsang Saat Tim Gabungan Tiba
Tampak kondisi lingkungan yang hancur akibat aktivitas penambangan di daerah Munsang, Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Foto: Istimewa/ Polres Belitung.

BELITUNG, JABEJABE.co – Menindaklanjuti laporan masyarakat dan pemberitaan di media sosial, jajaran Sat Reskrim dan Sat Polair Polres Belitung bersama-sama dengan TNI AU H AS Hanandjoeddin, Polisi Militer, dan TNI AL melakukan penertiban Tambang Inkonvensional (TI) di Perairan Munsang Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Rabu (03/11/2021).

Tak dinyana, ketika bergerak ke lokasi tersebut, tim gabungan tidak menemukan satu pun penambang yang melakukan aktivitas. Namun demikian, tim gabungan menemukan lima mesin TI yang digunakan untuk menambang. Mesin-mesin tersebut dibawa untuk kemudian diamankan di Mapolres Belitung.

Tak hanya itu, di lokasi, tim gabungan mendapati mangrove yang sudah porak-poranda diduga akibat aktivitas pertambangan serta lingkungan yang sudah hancur di sekitar pantai.

“Tidak ada aktivitas para penambang saat kita datang ke lokasi. Namun kita mengamankan lima mesin yang diduga digunakan untuk melakukan aktivitas penambangan tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto.

Lebih lanjut melalui media Kasat Reskrim Polres Belitung menegaskan kepada para penambang yang beroperasi di Perairan Munsang atau di wilayah manapun yang berlokasi di Hutan Lindung maupun Hutan Lindung Pantai agar menghentikan dan tidak melakukan aktivitas penambangan.

“Jika masih tetap melakukan aktivitas tersebut, kami akan melakukan tindakan tegas dan memproses secara hukum yang berlaku,” tandas Iptu Edi Purwanto.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *