45 Guru Olahraga di Beltim Ikut Bimtek agar Melek Bakat Atlet Berprestasi

by -
45 Guru Olahraga di Beltim Ikut Bimtek agar Melek Bakat Atlet Berprestasi (2)
Para guru dan pemandu bakat Pengkab Cabor saat mengikuti Bimtek Pemanduan Bakat Calon Atlet Berprestasi di Hotel Guest Manggar, Selasa (3/11/2020). Foto: Fauzi Akbar/ Humas KONI Beltim.

MANGGAR, JABEJABE.co – Sebanyak 45 orang guru olahraga dan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi di Pengurus Kabupaten Cabang Olahraga mengikuti Bimbingan Teknis Pemanduan Bakat Calon Atlet Berprestasi di Hotel Guest Manggar, Selasa (3/11/2020).

Pembukaan Bimtek ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Bupati Beltim yang diwakili dari Asisten II Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan Khaidir Lutfi.

Bimtek selama dua hari yang dilaksanakan oleh KONI Belitung Timur ini menghadirkan narasumber dosen dan akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Ketua DPRD Kabupaten Beltim, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Beltim Sarjano mengatakan Bimtek digelar untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pengampu prestasi pada masing-masing Pengkab dan guru olahraga di Kabupaten Beltim.

“Kita ingin menciptakan pengampu prestasi pada masing-masing Pengkab yang handal dan berkualitas. Selain itu juga kita mendidik guru-guru olahraga terutama di tingkat pendidikan dasar yang dapat menentukan calon-calon atlet berprestasi,” kata Sarjano.

Diakui Sarjano, para pengampu atau pencari bakat banyak yang kesulitan menemukan calon atlet yang berkualitas. Hal ini lantaran kurangnya pengetahuan dan kejelian pengampu dalam melihat calon atlet berkualitas.

“Selama ini kendalanya masih minim pengetahuan para pengampu oleh prestasi dalam menentukan apakah calon atlet yang kita pilih memang benar-benar berbakat. Sehingga kalau kita kenakan program pembinaan bagi atlet akan terlahir prestasi seperti yang kita inginkan,” ungkap Sarjano.

Hal sama juga diungkapkan Bupati Beltim, dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Khaidir Luthfi. Salah satu hambatan dalam meraih pretasi olahraga di daerah adalahnya sulitnya menemukan calon atlet yang berbakat.

“Salah satu upaya untuk mendapatkan calon atlet yang berbakat dan berprestasi, diantaranya melakukan pemanduan bakat sejak usia dini. Langkah ini penting untuk dilakukan sebelum melangkah pada upaya pembinaan atlet berprestasi,” ujar Khaidir.

Para guru olahraga dan Pengkab Cabor juga harus mempunyai kemampuan dan pengetahuan dalam melihat dan menentukan calon atlet-atlet berprestasi sesuai dengan karakteristik yang dimiliki anak.

“Hal ini penting, karena anak yang sudah mempunyai bakat tertentu akan lebih mudah dibina. Mengingat dalam darah mereka sudah ada kemampuan dan tekad untuk mencapai prestasi yang tinggi,” kata Khaidir.

Sumber: Humas KONI Beltim
Penulis: Fauzi Akbar
Editor: Sue