41 Pasien Beltim Reaktif Rapid Test, Ini Hasil Uji PCR-nya

oleh -
41 Pasien Beltim Reaktif Rapid Test, Ini Hasil Uji PCR-nya (2)
Suasana press conference terkait hasil pemeriksaan Uji PCR terhadap 41 pasien reaktif rapid test bertempat di Media Center Kantor Bupati Beltim, Sabtu (206/2020). Foto: Istimewa.

MANGGAR, JABEJABE.co – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali menginformasikan hasil pemeriksaan terhadap hasil tracking dan pemeriksaan lebih lanjut berupa swab untuk pasien COVID-9 berstatus PDP dan OTG di Kabupaten Beltim.

Demikian mengawali isi press rilis Bupati Beltim, Yusih Ihza, SE, selaku Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Beltim yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Muhammad Yulhaidir, dalam press conference di Media Center COVID-19 Kantor Bupati Beltim, Sabtu (20/6/2020).

Lebih lanjut sampaikan Bupati Beltim, Pada hari Rabu (10/6/2020), dilakukan rapid test kepada 11 (sebelas) orang. Dari tes tersebut didapatkan hasil 3 (tiga) orang reaktif. Kemudian Jumat (12/6/2020), kembali dilakukan rapid test kepada 54 orang dan didapatkan hasil 16 (enam belas) orang reaktif. Selanjutnya Sabtu (13/6/2020) dilakukan rapid test kepada 44 (empat puluh empat) orang dan didapatkan hasil 19 (sembilan belas) orang reaktif.

“Sehingga, dapat disimpulkan untuk tracking dari tanggal 10 sampai tanggal 13 Juni 2020 ditemukan 38 orang yang reaktif. Semua yang reaktif langsung diisolasi di tempat yang telah disediakan yakni di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim, dan sebagian di Puskesmas Dendang Beltim guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di kalangan masyarakat.

Terhadap 38 pasien reaktif tersebut, lanjut Yuslih, pada hari Minggu dan Senin tanggal 14-15 Juni 2020 dilakukan pengambilan sampel swab untuk uji PCR. Sebelumnya, pada Rabu tanggal 10 Juni 2020, RSUD Beltim menerima 1 (satu) orang pasien rujukan dari RS Utama Tanjungpandan yang hasil rapid test-nya reaktif dan berstatus PDP ringan. Sehingga pasien tersebut menjalani rawat inap di RSUD Beltim.

Untuk itu, selanjutnya diambil sampel swab pada hari Minggu dan Senin tanggal 14-15 Juni 2020 untuk dilakukan uji PCR.

“Kemudian kami juga melakukan pengambilan sampel swab kepada dua orang yang sudah terlebih dahulu diambil sampelnya terkait pasien positif COVID-19 pertama di Beltim, namun hasilnya belum keluar,” ujar Yuslih.

Dari 38 pasien reaktif hasil tracking ditambah dengan 1 (satu) orang pasien rujukan dari RS Utama Tanjungpandan dan 2 (dua) orang pasien yang terkait pasien positif COVID-19 pertama di Beltim, maka total pasien yang diambil sampel swab-nya berjumlah 41 orang.

Baca Juga:  Bumi Bersih di Masa Pandemi: Forum Anak Laskar Pelangi Gelar WCD

Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2020 ke-41 (empat puluh satu) orang tersebut dikirim ke Laboratorium PPI Balitbangkes Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan di Jakarta.

“Hari ini, Sabtu (20/6/2020) kami sampaikan hasil uji swab yang kami dapatkan. Alhamdulillah dari 41 sampel yang dikirim tersebut, 39 telah keluar dengan hasil negatif dari COVID-19. Dan ini berarti masih ada dua sampel yang belum keluar hasil uji swabnya,” tutup Yusih. (jb)

Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *