Kasus Pembunuhan di Aik Ketekok Secara Gamblang dalam 21 Adegan Rekonstruksi

by -
Kasus Pembunuhan di Aik Ketekok Secara Gamblang dalam 21 Adegan Rekonstruksi (2)
Beberapa adegan yang ditampilkan dalam rekonstruksi kasus Tindak Pidana Pembunuhan di Aik Ketekok, Tanjungpandan, Belitung, Senin (12/4/2021). Foto: Mdx/jabejabe.co

BELITUNG, JABEJABE.co – Polres Belitung menggelar rekonstruksi peristiwa Tindak Pidana Pembunuhan atau Penganiayaan yang menyebabkan kematian korban atas nama Muhammad Nur Ilham alias Ilham di kontrakan Saudara Winto Jalan Telex II Desa Air Ketekok Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Senin (12/4/2021).

Berikut ini 21 (Dua Puluh Satu) adegan rekonstruksi peristiwa berdasarkan kronologi tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada tanggal 18 Desember 2020 lalu. Adegan diperagakan oleh Tersangka PS saat melakukan tindak pidana pembunuhan atas korban Ilham. Selain itu, beberapa adegan juga diperagakan empat orang saksi, diantaranya Tebo, Apri, Winto, dan Era.

Adegan-1 berawal pada hari Jumat (18/12/2020) sekira pukul 01.30 WIB. Pada saat itu, tersangka DW alias PS berada di Sari Laut Jalan Wahab Aziz Kel. Paal Satu Kec. Tanjungpandan.

Tersangka mendapat kabar bahwa korban Ilham berbuat onar atau keributan di Dragon Zone tempat tersangka bekerja.

Mendengar korban Ilham berbuat onar atau keributan, tersangka menuju ke tempatnya bekerja (Adegan-2). Sesampainya di tempat kerja sekira pukul 02.00 WIB, tersangka tidak menemukan Ilham, dikarenakan korban Ilham sudah pulang ke rumah.

Tersangka di adegan-3 pulang rumahnya Jalan Lettu Mad Daud sekira pukul 02.30 WIB. Sekira pukul 03.00 WIB, tersangka menelpon Saksi Tebo menanyakan ada di mana, dan Tebo menyebutkan dirinya sedang ada di Dragon.

Kemudian tersangka meminta Tebo untuk menjemputnya namun dikarenakan Tebo tidak ada motor jadi tidak bisa menjemput tersangka. Sekira pukul 03.20 WIB tersangka kembali nelpon Tebo dan menyebutkan ia ingin ke rumah Saksi Winto untuk menemui Ilham. Setelah itu tersangka mematikan telponnya.

Sekira pukul 03.25 WIB (Adegan-4), tersangka menelpon Ilham namun tidak diangkat. Kemudian tersangka PS mengirimkan SMS kepada Ilham dengan isi: “Sikit-sikit kau mabok bang deragon betampas la isok udah kepalak pening Ham binatang kao Ham (Sedikit-sedikit kamu mabuk di Deragon berdua (Dengan senjata tajam) besok, jangan kepala pusing, binatang kamu”.

Setelah itu (Adegan-5) tersangka langsung pergi menuju Dragon menggunakan satu unit Sepeda motor merk Honda Scoopy warna hitam BN 2809 WB, yang mana pada saat itu sebilah piasu dapur bergagang merah kombinasi putih sudah berada di dalam jok.

Tersangka PS sampai di Dragon Zone sekira pukul 03.30 WIB (Adegan-6) dan memarkirkan kendaraan di belakang Dragon Zone. Setelah itu ia langsung menggambil pisau dari jok motor dan menyelipkan ke pinggang sebelah kanan kemudian masuk ke Dragon Zone mencari Tebo.

Tak lama kemudian (Adegan-7) tersangka datang menemui Tebo di Dragon meminta saksi Tebo untuk menunjukkan rumah Saksi Winto dan saksi Tebo langsung mengikuti tersangka ke motor miliknya.

Tebo kemudian dibonceng tersangka (Adegan-8) kemudian menunjukkan rumah Saksi Winto dan sampai di rumah Saksi Winto sekira pukul 03.35 WIB. Pada saat memarkirkan kendaraannya saksi Tebo berdiam diri di dekat motor. Setelah itu, pada saat tersangka masuk ke dalam rumah Winto, Tebo langsung berlari.

Kemudian pada adegan-9, tersangka berjalan dari parkiran motornya ke kontrakan Saksi Winto dan langsung membuka pintu kontrakan Winto, kemudian menemukan korban di dalam rumah.

Tersangka (Adegan-10) menemukan korban Ilham yang sedang duduk di ruangan tengah kontrakan tersebut kemudian mengatakan, “Ko ndak perai benar Ham ngarau terus, dak de benar hargaek aku (Kamu nggak henti-hentinya Ham berbuat terus-menerus, tak ada sedikit pun menghargai).”

Setelah itu di adegan-11 tersangka melihat korban Ilham mengambil sesuatu di bawah bantal, sebelah kanan Ilham.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *