Direktorat Polairud Polda Kalbar Gagalkan 100 Ton Rotan ke Malaysia

by -
Direktorat Polairud Polda Kalbar Gagalkan 100 Ton Rotan ke Malaysia (2)
Suasana konferensi pers di Dermaga Dit Polairud Polda Kalbar, Jumat (16/04/2021). Foto: Ist. Humas Polda Kalbar.

PONTIANAK, JABEJABE.co – Direktorat Polairud Polda Kalimantan Barat gagalkan penyelundupan atau ekspor kurang lebih 100 ton rotan illegal, Jumat (9/4/2021).

Untuk diketahui, rotan-rotan ini diangkut menggunakan Kapal Layar Motor ABNA Jaya Nahkoda Suriansyah Gt.128 ABK 6 orang di Perairan Natai Kuini Kec. Kendawangan Kab. Ketapang di titik koordinat 2°56′ 891″ LS – 110°45′ 392″ BT.

Kombespol Benyamin Sapta T, S.I.K., M.Si Selaku Direktur Polairud Polda Kalbar menjelaskan digagalkannya upaya penyelundupan 100 ton rotan ini, saat Personil Unit Gakkum Bersama dengan Unit patroli Natai kuini melaksanakan patroli rutin.

“Dari hasil pemeriksaan anggota di lapangan, angkutan rotan ini diduga melakukan TP Perdagangan Rotan, pemalsuan dokumen dan pelayaran,” ujar Kombes Benyamin dalam konferensi pers di Dermaga Dit Polairud Polda, Jumat (16/04/2021).

Dengan diungkapnya Kasus ini diharapkan dapat memutus mata rantai permintaan rotan-rotan illegal yang diselundupkan ke luar negeri, serta memporakporandakan jaringan/ sindikatnya untuk dilakukan proses hukum.

“Selain itu, pengungkapan kasus ini membantu menyelamatkan kerugian negara dari sektor PNBP,” kata dia.

Adapun pasal yang dipersangkakan: Dugaan TP. Perdagangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 51 ayat 1 UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan/ atau Pasal 264 KUHP Sub Pasal 266 KUHP lebih Sub Pasal 263 KUHP dengan ancaman Pidana Maksimal 7 Tahun dan Denda Maksimal 5 Milyar.

“Saat ini barang bukti 100 ton rotan itu berada di Dermaga Ditpolairud Polda Kalbar guna proses lebih lanjut,” ujar Kombes Benyamin.

Direktur Polaroid Polda Kalbar juga menghimbau kepada masyarakat agar melaporkan jika melihat adanya aktivitas ilegal maupun yang mencurigakan agar bisa dicegah maupun diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.(*/)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *